5 Cara Mempersiapkan Dana Mudik dengan Mudah

Belanja kebutuhan & beli barang incaran lebih hemat pakai Kredivo -  Promolist.id

Merencanakan mudik sebenarnya tidak terlalu sulit, apalagi jika kampung yang dituju masih berada di sekitar pulau Jawa. Agak sedikit berbeda jika harus lintas pulau dari Jakarta hingga ke Sumatra atau ke Bali dan Lombok.

Mempersiapkan dana mudik bisa ditiru dari para traveler yang mempersiapkan perjalanannya dengan penuh perencanaan. Idealnya perjalanan dipersiapkan paling singkat adalah tiga bulan sebelum keberangkatan. Jika tujuannya lebih jauh, maka paling tidak persiapan dilakukan enam bulan sebelum keberangkatan.

Jika sudah mepet betul dan harus segera berangkat tanpa persiapan finansial, boleh juga memanfaatkan pinjaman tunai. Namun opsi ini sebaiknya tidak terlalu sering dipakai, hanya jadi cadangan saja ya. Lalu seperti apa persiapkan dana mudik yang sesuai? Cek beberapa panduannya berikut ini ya:

1. Siapkan Rekening Khusus Secara Terpisah

Jika tujuan kamu memang jauh hingga lintas pulau, ada baiknya mempersiapkan dana khusus di rekening terpisah. Agar dana mudik benar-benar terbentuk dengan baik dan benar tidak tercampur dengan kebutuhan dan uang lainnya. 

Dana mudik sudah harus menutupi biaya transportasi serta akomodasi selama mudik. Apabila meninggalkan keluarga atau pembantu rumah tangga untuk menunggui rumah, maka harus ada extra dana untuk bekal bagi orang yang harus menjaga rumah. 

2. Cari Tiket Secara Online

Ini yang paling butuh perjuangan saat mencari tiket moda transportasi yang dipilih. Hampir semua moda transportasi umum akan menjadi favorit di saat pandemi sekalipun. Apalagi saat ini perjalanan jauh tidak ada syarat antigen atau PCR lagi. Sehingga sudah pasti beberapa transportasi umum seperti kereta api dan bus menjadi pilihan untuk mudik dengan harga yang terjangkau.

Untunglah saat ini sudah bisa dilakukan pemesanan tiket secara online. Pastikan ketersediaan tiketnya bisa dipesan sesuai dengan jadwal keberangkatan yang dipilih. Jika meningkat, biasanya ada kereta tambahan untuk mengangkut para pemudik.

3. Hindari Bagasi dan Biaya Berlebih 

Jika sudah pasti menggunakan pesawat terbang untuk mudik, pahami berapa bagasi yang diperbolehkan dibawa ke dalam kabin. Saat ini beberapa maskapai penerbangan murah sudah tidak lagi memberikan free bagasi. Sehingga maksimal barang yang bisa dibawa ke dalam kabin adalah sekitar 7kg. Selain itu dimensi ukuran koper pun ada batasannya. Siap-siap bayar lebih jika ketentuan bagasi tersebut melebihi dari yang ditentukan. 

4. Taati Rencana Bujet

Perjalanan apapun, pasti akan lebih matang jika sudah direncanakan hingga kebutuhan finansialnya. Jangan sampai over budget. Maka cara paling mudah adalah dengan menaati list yang sudah masuk dalam budget. Sekalipun ada kelebihan biaya, siapkan dana darurat sekitar 10 persen dari total budget yang disiapkan untuk mudik.

Jika terpaksa harus mencari dana darurat, manfaatkan pinjaman tunai dari fintech tepercaya seperti Kredifazz. Syarat mudah cukup siapkan KTP saja serta punya penghasilan minimal Rp2 juta per bulan. Tidak harus pekerja atau karyawan yang punya slip gaji. Dengan aplikasi Kredifazz kamu bisa langsung ajukan pinjaman tunai dengan bunga rendah hanya 0.3% saja perhari, jauh lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata pinjaman tunai lain yang mematok bunga sebesar 0.8% per hari.

5. Jual Barang Bekas Layak Pakai Sebagai Tambahan 

Jika target dana mudik masih belum cukup, coba putar otak dengan mendapatkan penghasilan tambahan. Menjual barang bekas layak pakai pun bisa kamu pertimbangkan. Misalnya jika ada beberapa barang yang penggunaannya hanya dipakai sebulan sekali atau bahkan hanya tiga bulanan sekali, akan lebih baik jika dijual dan dimanfaatkan oleh orang lain sehingga bisa terpakai secara maksimal. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*