Wajib Tahu 5 Hal Ini Sebelum Pakai Cicilan Tanpa Kartu Kredit

akun cicilan kredivo

Makin ke sini, godaan pay later atau cicilan tanpa kartu kredit semakin masif. Bukan cuma fintech kayak Kredivo aja yang punya layanan ini, sebagian e-commerce dan dompet digital pun juga merilis fitur cicilan tanpa kartu kredit bagi penggunanya. Tentu, dengan kelebihan dan promonya masing-masing dalam menarik perhatian konsumen. 

Sesuai namanya “cicilan tanpa kartu kredit” banyak diminati orang karena menawarkan kemudahan dan kepraktisan dalam transaksi kredit. Kalau dulu, mau kredit barang harus punya kartu kredit dan repot ngajuin ke bank. Sekarang, tinggal download aplikasi fintech pay later, daftar 10 menit, bisa langsung di-acc. 

Bukan cuma itu, fintech penyedia layanan ini umumnya juga bermitra dengan banyak merchant populer. Kredivo, salah satunya yang menggandeng ratusan mitra e-commerce dan marketplace ternama seperti Tokopedia, Lazada, JD.id, Bukalapak, Erafone, McDonalds, dan lain-lain. Ini tentunya semakin menambah & menjadi daya tarik yang besar bagi konsumen. 

Namun, di balik segala benefit yang ditawarkan, sebagai konsumen kita juga perlu tahu banyak hal penting sebelum gunakan cicilan tanpa kartu kredit agar tetap aman. Terutama 5 hal berikut ini. 

Kredibilitas perusahaan 

Sebelum pakai aplikasi cicilan tanpa kartu kredit, minimal kita perlu tahu kredibilitas dan reputasi perusahaannya. Jika masuk dalam kategori fintech/sektor jasa atau industri keuangan, maka wajib terdaftar dan memiliki izin dari OJK untuk beroperasi. Saat ini, kita bisa dengan mudah mengecek nama perusahaan fintech di situs OJK untuk mengetahui sudah terdaftar atau belumnya perusahaan tersebut. Sangat tidak disarankan untuk menggunakan aplikasi cicilan tanpa kartu kredit yang belum memiliki izin atau terdaftar di OJK. 

Kredibilitas juga dapat dilihat dari rekam jejak digital di internet atau Google Play Store dan App Store. Setiap layanan cicilan tanpa kartu kredit pasti akan memiliki ulasan atau rating dari pengguna. Hal ini juga dapat dijadikan pertimbangan sebelum menggunakan layanan tersebut. 

Adanya aneka biaya penyerta cicilan

Beda pay later, beda juga regulasinya, termasuk soal biaya-biaya penyerta cicilan. Secara umum, ada 4 biaya yang menyertai cicilan tanpa kartu kredit online: suku bunga, biaya admin, dp, dan biaya keterlambatan. Aneka biaya ini wajib kita ketahui di awal sebelum meneruskan transaksi. Sebab jika tidak, kita mungkin akan kaget dengan biaya yang muncul di kemudian hari. 

Kredivo adalah salah satu contoh fintech yang memberikan info aneka biaya cicilan di awal. Bahkan, ada simulasi dan kalkulator cicilan yang bisa kita pakai sebelum bertransaksi di merchant. Suku bunga Kredivo hanya 2,6% per bulan dengan pilhan tenor 3, 6, dan 12 bulan untuk cicilan barang tanpa kartu kredit. Tidak perlu bayar dp atau uang muka untuk cicilan dengan Kredivo, tapi minimum transaksinya harus Rp 1 juta ke atas. Selain itu, ada biaya keterlambatan sebesar 3% yang harus dibayar jika kita telat bayar dari jatuh tempo yang ditetapkan. 

Riwayat kredit yang buruk akan tetap terekam di BI Checking

Jangan sekali-kali meremehkan transaksi cicilan tanpa kartu kredit apalagi sengaja nggak membayar angsurannya. Sebab, sama dengan lembaga pinjaman lain, semua transaksi kredit yang kamu lakukan di fintech seperti Kredivo pun akan terekam dalam BI Checking. Makin buruk catatan pembayaran, skor kreditmu akan makin turun. Hal ini akan berpengaruh di masa depan ketika kamu akan mengajukan pinjaman lain yang lebih besar misalnya. Dengan skor kredit yang jelek, pinjamanmu akan berpotensi besar ditolak karena dianggap berisiko. 

Adanya risiko peretasan akun digital

Rata-rata cicilan tanpa kartu kredit menggunakan media aplikasi atau situs dalam pendaftaran dan pengajuannya. Yang perlu diketahui, transaksi dan akun digital tidak luput dari risiko peretasan. Maka dari itulah ada dua hal yang perlu dilakukan: mengecek bahwa aplikasi cicilan yang kita gunakan punya teknologi keamanan yang baik dan selalu waspada terhadap keamanan akun kita sendiri dengan tidak memberikan infonya kepada siapa pun. 

Dorongan untuk semakin konsumtif

Transaksi cuma tinggal klik, tanpa perlu effort, tentunya berpotensi juga membuat kita semakin terdorong untuk konsumtif. Apalagi dengan bunga rendah atau bahkan 0%, belum ditambah promo masif dari merchant rekanan, kita perlu sering-sering ‘sadar diri’ dan kemampuan finansial pribadi supaya nggak terjebak pada hal ini. Jangan sampai tanpa sadar belanja klik ini itu ngejar promo, tau-tau tagihan pay later sudah membengkak ya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *